1. Kehalusan permukaan cetakan hasil injeksi
Pemolesan permukaan cetakan sangat penting, yang merupakan salah satu mata rantai terpenting yang menentukan keberhasilan atau kegagalan pembuatan cetakan. Permukaan cetakan yang tidak cukup halus, permukaannya tidak rata, dan permukaan produk plastik cetakan injeksi akan memiliki garis-garis permukaan dan butiran pasir. Secara umum, lebih baik memoles permukaan hingga menjadi permukaan seperti cermin. Selain pemilihan baja cetakan, tenaga pemoles, waktu, dan teknologi akan berpengaruh pada efek pemolesan seperti cermin. Diperlukan ahli pemoles cetakan profesional, dan mereka harus memiliki pengalaman yang kaya untuk memahami secara akurat waktu pemolesan. Efek setelah pemolesan seperti cermin pada cetakan.

2. Ketelitian cetakan
Ketelitian cetakan menentukan akurasi dimensi bagian plastik. Pembuatan cetakan harus terlebih dahulu memiliki kondisi untuk pengukuran presisi tinggi, seperti detektor dua dimensi, detektor tiga dimensi, dan instrumen pengujian lainnya. Prinsip pencitraan objek digunakan untuk menghitung ukuran dan posisi spasial objek secara akurat. Perbedaan 0,02 mm dapat dideteksi, dan ukuran produk serta volume injeksi diukur secara akurat.
3. Kesesuaian cetakan atas dari cetakan tersebut
Meskipun terdapat standar operasional tertentu dalam industri cetakan, akan ada sedikit perbedaan antara cetakan dan proses pencetakan injeksi dari berbagai produsen cetakan. Misalnya, pembuatan cetakan dan pencetakan injeksi tidak dilakukan oleh produsen yang sama. Karena perbedaan peralatan mekanis dan metode produksi setiap produsen, akan ada risiko dalam produksi, yang memengaruhi kualitas produk dan efisiensi produksi. Untuk mengurangi risiko ini, umumnya lebih baik memilih produsen yang sama untuk pembuatan cetakan dan pencetakan injeksi. Dari pembuatan cetakan hingga proses pencetakan injeksi, produsen dapat mengontrol sendiri, dan masalah dapat diatasi tepat waktu.
Waktu posting: 16 Februari 2022